“Pentingnya Pendidikan Anak Sejak dalam Kandungan”

Memiliki anak yang sholih sholihah, berakhlak baik, cerdas merupakan dambaan setiap orang tua. Semua orang tua menginginkan yang terbaik agar membuat anaknya bahagia. Kebahagiaan anak adalah kebahagiaan orang tua. Banyak cara agar memiliki anak yang hebat dan berkualitas , antara lain memberikan asupan gizi yang seimbang, memilihkan pendidikan yang terbaik, menanamkan kebiasaan-kebiasaan dan keteladanan yang baik pada anak.

Berbicara tentang pendidikan, kita semua mengetahui bahwa memberikan pendidikan yang tepat pada anak hendaklah dimulai sejak dalam kandungan. Mengapa stimulasi pralahir begitu penting? Karena menurut beberapa penelitian dari para ilmuwan perkembangan pralahir, selama berada dalam rahim, anak dapat belajar menerima beragam sensasi indra dari luar rahim, mulai dari indra peraba (sentuhan dan rabaan orang tua, benda-benda di sekitarnya), indra pendengaran (suara orang tuanya, benda-benda di sekitarnya), indra penglihatan (melihat gelap dan terang). Pendidikan pralahir dapat melatih otak dan perkembangan saraf bayi sebelum dilahirkan. Dengan begitu anak bisa siap menerima respon yang ada di lingkungannya setelah dilahirkan.

Stimulasi pralahir memberikan banyak manfaat bagi anak :

  1. Anak merasa lebih tenang, waspada, dan bahagia.
  2. Anak mampu mengontrol gerakan-gerakan mereka. Mereka lebih siap menjelajahi dan mempelajari lingkungan setelah dilahirkan
  3. Meningkatkan kecerdasan otak bayi
  4. Menjaga keseimbangan komunikasi lebih baik antara anak dan orang tuanya, anggota keluarganya, dan lingkungannya

Pendidikan pralahir bisa dilakukan dengan berbagai cara :

1. Memperbanyak Dzikir dan Berdoa

Selama menjalani kehamilan, seorang Ibu hendaknya rajin mendekatkan diri pada Allah. Menunaikan ibadah-ibadah wajib dan sunah. Melakukan sholat, mengaji, banyak mengucap dzikir, dan berdoa, memanjatkan rasa syukur pada Allah atas KaruniaNya yang Indah, berupa anak yang dikandung, melayangkan harapan dan doa-doa padaNya agar bayinya terlahir dengan selamat dan sehat, tumbuh cerdas dan berakhlak baik, menjadi anak sholih sholihah.  Dengan begitu, bayi akan belajar untuk mengenal Allah, dan doa yang dipanjatkan si ibu hendaknya diikuti dengan kepasrahan pada Allah karena Allah yang memberikan ketetapan terbaik.

2. Melibatkan dalam aktivitas Positif

Ibu dan janin dalam kandungan memiliki ikatan emosi yang begitu kuat. Jadi, apapun yang dilakukan si Ibu akan berdampak langsung pada perkembangan janin. Maka, seorang ibu yang sedang hamil harus benar-benar menjaga sikap, perkataan, dan perilakunya sehari-hari. Mengupayakan agar pikirannya positif, berprasangka baik, hatinya selalu gembira, mengucapkan kata-kata yang baik, serta mengikuti kegiatan positif, seperti kajian-kajian islam yang akan berpengaruh pada mental dan fisik janin. Dengan aktifitas positif, janin akan merasakan ketenangan. Beda halnya jika ibu selalu marah-marah, mengucapkan kata-kata yang tidak baik, maka bayi akan merekam pembicaraan yang tidak baik tersebut, sehingga akan membuat janin tidak nyaman, dan ketika lahir bayi bisa menjadi rewel.

3. Stimulasi Indra Janin

-Indra Penglihatan : memberikan stimulus cahaya pada perut ibu ketika usia kandungan 6 bulan, maka janin akan dapat membedakan gelap dan terang

-Indra Pendengaran :  orang tua melakukan komunikasi secara intens pada janin, mengucapkan kata-kata yang positif dengan gembira, memperdengarkan suara-suara bunyi-bunyian, music klasik, dan yang lebih utama saya lebih setuju agar janin dibiasakan mendengar lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an agar anak merasakan kedamaian dan ketenangan serta belajar Al-Qur’an sejak dalam kandungan.

– Indra Peraba : Memberikan elusan yang hangat disertai dengan berkomunikasi pada janin, bisa juga dengan menyiram air dingin pada perut ibu, maka bayi akan meresponnya dengan bergerak.

Demikian sekelumit cerita mengenai pentingnya pendidikan pralahir bagi anak. Subhanallah, luar biasanya mempersiapkan calon bayi yang sholih sholihah. Jangan lupa, selama hamil, Ibu harus menjalaninya dengan Ikhlas dan Gembira, menghindari stress pula karena dengan menciptakan suasana yang positif, maka bayipun juga akan ikut merasakan Kebahagiaan Moms..……. ^_^

Selamat mempersiapkan Kehadiran si Kecil Imageyang Sholih dan Sholihah….. ^_^

 

 

 Referensi : Nurul Chomaria. 2012. Seputar Kehamilan. Jakarta : Elex Media Komputindo

2 thoughts on ““Pentingnya Pendidikan Anak Sejak dalam Kandungan”

  1. Nice Info.. Kebetulan istri saya sekarang sedang hamil 3 bulan.. Banyak ilmu yang bisa saya dapat setelah membaca artikel ini.. Ditunggu artikel lainnya.. Syukron Katsiron..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s